Cara Merawat Tanaman Tabulampot

Cara Perawatan Tanaman Tabulampot


Setelah menanam tanaman di dialam pot, kita akan akan masuk ke tahap perawatan tanaman tabulampot. Langkah-langkah serta cara penanaman tanaman tabulampot pada tulisan ini hanya berupa langkah-langkah dasar dan umum. Hal ini bertujuan untuk lebih mengoptimalkan praktek dibandingkan dengan teori semata.


Cara perawatan tanaman tabulampot ini saya rasa perlu dibagikan untuk anda yang benar-benar serius dan baru memulai usaha tanaman dalam pot. Selanjutnya anda coba praktekkan dan pelajari sendiri menggunakan metode try and error sehingga anda lebih memahami tentang seluk beluk dunia tanaman, secara khusus tanaman tabulampot.

Berikut cara perawatan tanaman tabulampot khusus untuk anda yang baru belajar tanaman.

1. Cara Pemupukan Tanaman

Pemupukan tanaman tabulampot harus rutin dengan dosis yang tepat. Pemupukan harus disesuaikan dengan jenis pupuk yang digunakan dan jenis tanaman yang akan dipupuk. Pemupukan tabulampot merupakan hal yang sangat krusial mengingat tanaman membutuhkan nutrisi dan hanya didapat melalui tanah di dalam pot.

Pemupukan dilakukan dengan dosis yang tepat, tidak kurang dan tidak lebih. Pemupukan yang berlebihan dapat membunuh tanaman dan pemupukan yang jarang dilakukan akan mempengaruhi pertumbuhan dan kesehatan tanaman tabulampot. Bukan hanya tabulampot sih, kalau ini berlaku untuk semua tanaman. Satu lagi, jangan terlalu menebar pupuk di dekat batang tanaman.

Penggunaan pupuk organik dan kompos sangat dianjurkan untuk tanaman dalam pot. Mengapa? Karena tanaman tabulampot seperti buah dan lain-lain yang langsung dikomsumsi langsung akan lebih baik jika terhindar dari zat kimia yang berlebihan. Bukan berarti kita tidak boleh menggunakan pupuk kimia, namun karena pupuk organik juga lebih mudah didapatkan dan modalnya pun tidak terlalu mahal jika dibandingkan dengan pupuk kimia.

2. Cara Pemangkasan Tanaman

Pemangkasan atau pruning adalah salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mendesain model tanaman. Pemangkasan juga berguna untuk mengendalikan pertumbuhan tanaman agar tidak terlalu tinggi yang kurang pas untuk tanaman tabulampot.

Pemangkasan tanaman tabulampot harus memperhatikan model tanaman dan keindahan tanaman. Hal ini bertujuan untuk menarik perhatian para target pasar. Pemangkasan tangkai dapat dilakukan dengan menggunakan gunting khusus pruning yang dapat didapatkan di toko-toko pertanian di daerah anda.

Pemangkasan tangkai juga dapat dilakukan untuk "memaksa" tanaman cepat berbuah atau menjadikan tanaman stress. Tanaman yang stress memancing keluarnya bunga dan dapat berbuah dengan syarat telah mencapai umur untuk berbuah.

Perlu diperhatikan bahwa tanaman tabulampot yang paling indah dan membuat orang yang meilhatnya jatuh cinta adalah tanaman yang sudah berbuah lebat. Jadi jangan terlalu banyak membuang tangkai sehingga tanaman dapat berbuah lebat.

3. Cara Pengendalian Hama

Setiap usaha dan bisnis pasti memiliki tantangan. Begitu pun dengan tabulampot. Hama dan penyakit yang menyerang tanaman adalah tantangan utama para petani. Petani dituntut untuk dapat mengenali jenis hama dan penyakit serta cara mengatasinya. Dengan demikian, tanaman akan selalu bebas dari hama dan penyakit sehingga hasil produksi tanaman tabulampot tetap berkualitas dan berbuah lebat.

Penyakit pada tanaman dapat disebabkan oleh jamur dan sebagainya. Sedangkan hama dapat disebabkan oleh walangsangit dan jenis hama lainnya. Hama dan penyakit pada tabulampot dapat diatasi dengan fungisida maupun insektisida yang harus disesuaikan dengan jenis tanaman.

4. Pemeliharaan Dari Gulma

Meskipun tumbuh di dalam pot, tanaman juga harus selalu dibersihkan dari gulma. Pembersihan dari gulma bertujuan agar tanaman dapat bebas mendapatkan unsur hara dalam tanah yang sangat terbatas. Pembersihan dari gulma dapat dilakukan dengan mencambut rumput dan pengganggu disekitar tanaman tabulampot.

5. Penyinaran Tanaman Tabulampot

Penyinaran tanaman tabulampot juga tidak kalah penting. Pastikan tanaman tabulampot mendapatkan sinar matahari yang cukup agar terhindar dari jamur dan pertumbuhannya tetap terjaga.

Tanaman yang tidak mendapatkan sinar matahari yang cukup akan tumbuh kerdil dan tidak proporsional dan tumbuhan cenderung lambat dalam proses pertumbuhan. Untuk tanaman yang baru, anda bisa menunggu sampai satu minggu untuk menyinarinya dengan sinar matahari.

6. Penyiraman Tanaman Tabulampot

Penyiraman tanaman tabulampot juga harus diperhatikan. Tanaman yang tidak mendapat air yang secukupnya dapat menjadi layu dan kering. Terlebih jika tanah yang digunakan adalah tanah yang padat dan keras sehingga setiap penyiraman proses menyerapnya air ke dalam tanah sangat lambat dan lebih cenderung tergenang di atas permukaan.

Penyiraman tanaman tidak perlu terlalu sering karena dapat membunuh tanaman. Tanaman yang terlalu sering disiram juga dapat membunuh tanaman karena akar tanaman menjadi busuk. Penyiraman disesuaikan dengan jenis tanaman dan umur tanaman. Penyiraman dapat dilakukan dipagi atau sore hari.

Bagaimana? Mudah bukan cara perawatan tanaman dalam pot? Demikianlah tulisan tentang cara perawatan tanaman tabulampot semoga bermanfaat. Selamat berjuang semoga sukses di bidang pertanian secara khusus tabulampot.

Dapatkan Artikel Baru Gratis Via Email:

0 Response to "Cara Merawat Tanaman Tabulampot"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel