Menjadi Blogger atau Penulis Lepas

Pilih mana, menjadi seorang blogger yang membangun sebuah blog atau menjadi penulis lepas di website orang lain atau sebuah perusahaan?


Pada tulisan hari ini, kita akan mengupas antara menjadi blogger atau penulis lepas untuk orang lain atau sebuah perusahaan. Tulisan ini didasarkan pada banyaknya blogger yang beralih ke situs-situs besar untuk menjadi kontributor di sana, termasuk saya.

Kita samakan persepsi dulu:
Blogger adalah orang yang menulis untuk blog sendiri
Penulis lepas adalah orang yang menulis artikel untuk dijual

Blogger maupun penulis lepas pada dasarnya sama. Salah satu aktivitas setiap harinya tidak jauh dari dunia tulis menulis dan membaca. Namun masih banyak yang mempersoalkan tentang keuntungan menjadi blogger dan penulis lepas. Ada yang berpendapat menjadi penulis lepas lebih menguntungkan ada pula yang berpendapat menjadi blogger adalah sebuah pilihan yang tepat untuk jangka panjang.

Kedua pendapat di atas memang tidak ada yang salah, bahkan kedua-duanya benar. Baiklah, kita langsung saja menuju kepada topik pembahasan yang utama, alasan menjadi penulis lepas dan blogger.

Alasan menjadi penulis lepas


1. Profit lebih cepat

Menjadi penulis lepas memang mudah dalam mendapatkan keuntungan dengan cara yang cepat jika dibandingkan menjadi seorang blogger yang membangun sebuah blog. Tentu saja, ada banyak sekali situs yang bersedia membayar setiap artikel yang telah kita tulis. Kalau menjadi blogger, siapa yang mau membayar untuk setiap tulisan yang kita publish?

Itulah yang menjadi alasan utama seseorang lebih memilih menjadi penulis lepas dibandingkan dengan menjadi seorang blogger.

2. Belajar menulis

Menjadi penulis lepas untuk dibayar juga tidak semudah yang dibayangkan. Berapa banyak penulis yang artikelnya ditolak oleh babe.news dan jalantikus.com? Tentunya sudah sangat banyak dan tak terhitung.

Dari penolakan tersebut, seorang penulis lepas dapat belajar tentang sistematika dalam menulis yang benar. Penolakan ini juga mengingatkan penulis bahwa artikel yang mereka tulis belum termasuk ke dalam artikel berkualitas untuk dapat diterbitkan di situs mereka.

Dengan demikian, seorang penulis lepas juga dapat terus belajar dalam menggali setiap potensi yang dimiliki dan mengurangi tingkat kesalahan dalam menulis sehingga dapat menjadi penulis yang berkompeten dan berkualitas.

3. Bekerja sama dengan perusahaan besar

Menjadi penulis dengan totalitas di sebuah platform dapat menjadikan seseorang mendapatkan hak istimewa. Katakan saja pada situs seperti babe.news, kontributornya yang telah berhasil menulis artikel berkualitas dengan satu topik bahasan dapat menjadi penulis tetap di situs babe.news yang pastinya keuntungannya juga lebih besar.

"Jika ingin mendapat lebih maka totalitas adalah kunci utamanya."

Alasan menjadi blogger


1. Aset masa depan

Salah satu alasan utama seseorang menjadi blogger adalah untuk menabung. Tentu saja, blog yang berkualitas dan telah berumur adalah sebuah investasi untuk masa depan. Seoarang blogger menginginkan hal tersebut dan lebih memilih menabung untuk masa depan dari pada mendaptkan kenikmatan sesaat seperti menjadi penulis lepas.

Blog-blog yang telah berumur dan memiliki trafik yang tinggi akan lebih menguntungkan jika dibandingkan dengan penulis lepas yang harus terus-menerus menulis.

2. Tidak terikat oleh aturan penulisan yang ditetapkan oleh pembeli artikel

Salah satu alasan malas mengikuti kontes blog atau SEO, selain karena tulisan saya masih jauh dari kata berkualitas adalah syarat yang diperlukan untuk dapat ikut. Mulai dari like, follow fanspage penyelenggara kontes merupakan salah satu alasan saya tidak mengikuti sebuah kontes. Syaratnya berat.

Demikian juga halnya dalam dunia penulis lepas, artikel harus sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan seperti minimal gambar, jumlah kata, dan sebagainya. Jika menjadi blogger semua syarat tersebut tidak diperlukan karena kita menulis sesuai dengan kebutuhan. Meskipun dari syarat-syarat tersebut, kita dapat menarik kesimpulan tentang ciri-ciri artikel berkualitas.

Setelah melihat alasan-alasan di atas, tentu saja kita akan memilih menjadi blogger. Namun pada kenyataannya, menjadi blogger tidaklah semudah itu, banyak blogger yang tidak menghasilkan apapun. Bahkan bisa dikatakan rugi waktu dan kuota jika yang ditulis adalah sesuatu yang tidak bermanfaat dan tidak informatif untuk orang yang membacanya.

Dilema seperti inilah yang dihadapi oleh seorang penulis, menjadi blogger atau menjadi seorang penulis lepas?

Solusi memilih blogger atau penulis lepas


"Memilih antara dua pilihan lebih sulit dari pada memilih antara tiga pilihan." Namun hal ini harus diutarakan untuk melihat solusi terbaik dari masalah yang dialami.

Tidak bisa dipungkiri bahwa era 21 ini adalah era dimana hampir segala sesuatu membutuhkan uang untuk bisa didapatkan. Menjadi penulis lepas adalah solusi terbaik bagi mereka yang hobi menulis dan membutuhkan uang dalam waktu cepat untuk suatu keperluan atau keperluan sehari-hari.

Menjadi blogger sebagai usaha investasi adalah sebuah usaha yang memang bisa dikatakan lebih baik dari pada menjadi penulis lepas. Namun seperti solusi untuk penulis lepas di atas yang bisa dikatakan sebagai sebuah keputusan yang memang harus dilakukan karena kebutuhan yang mendesak.

Membangun sebuah blog membutuhkan waktu yang lama untuk dapat dimonestisasi, bisa sampai bertahun-tahun. Membangun sebuah blog membutuhkan konsistensi sehingga dapat digunakan sebagai sarana untuk menghasilkan uang di masa depan.

Bagi kalian yang masih bingung, antara blogger atau penulis lepas saya akan berikan sedikit tips dan yang saya sebutkan sebagai solusi terbaik saat ini.

Saat ini saya membutuhkan pendapatan untuk dapat bertahan hidup. Salah satu yang bisa saya lakukan adalah menjual artikel karena hobi saya memang menulis. Saya tertarik menjadi blogger namun keadaan sepertinya tidak mendukung. Membangun sebuah blog akan membutuhkan waktu dan proses belajar yang pastinya tidak singkat. Jika saya menjadi penulis lepas maka saya bisa menghasilkan uang dengan cepat untuk bisa bertahan.

Dari pendapat tersebut, memang tidak salah jika memilih untuk menjadi penulis lepas karena keadaan yang mendesak. Namun kenapa tidak mencoba keduanya? Mencoba keduanya?? Yups! Selain menjadi penulis lepas tidak ada yang melarangmu untuk menjadi seorang blogger juga.

Jika takut tidak bisa memanajemen waktu maka itulah tugasmu sekarang. Menjadi penulis lepas untuk saat ini sambil belajar dan bekerjasama dengan perusahaan besar dan membangun sebuah blog dalam waktu yang sama untuk masa depan. Itulah solusi terbaik menurut saya sampai saat tulisan ini diterbitkan.

Menjalankan kedua-duanya dalam waktu yang sama bukanlah hal yang mustahil, sekalipun kesibukan dunia nyata juga sangat padat. Berkaryalah terus dalam totalitas penuh dan jangan pernah menyerah mendapatkan sesuatu yang berharga. Salam newbe blogger!

"Membangun gubuk sendiri akan menjadi investasi terbaik dari pada menghias gedung orang lain."

Demikianlah tulisan tentang solusi memilih menjadi blogger atau penulis lepas, semoga bermanfaat.

Dapatkan Artikel Baru Gratis Via Email:

0 Response to "Menjadi Blogger atau Penulis Lepas"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel