Penyakit Rindu

Penyakit Rindu



Perasaan... Ada kalanya tahun berganti begitu cepat, hari berlalu dan malam pun tiba tanpa terasa. Hal ini disebabkan oleh dua hal, yang pertama terlalu sibuk dengan aktivitas dan yang kedua terlalu ingin menikmati hari yang indah dan momen berharga yang jarang terjadi.

Namun ada kalanya hari berlalu begitu lambat, Jam berdetik perlahan dan menit seakan tetap diam meskipun detik terus berputar dan satu lembaran baru tanggal di kalender seakan berlalu dalam satu tahun. Hal ini juga disebabkan oleh keinginan untuk mempercepat waktu karena acara yang sudah ditunggu-tunggu sejak lama dan kerinduan pada sesuatu atau seseorang.

Hari berjalan terasa begitu lambat ketika seseorang benar-benar dalam kerinduan, bahkan sangat lambat. Rindu adalah hal yang paling menyebalkan dalam hidup sekaligus menyedihkan. Saat itu, kaki seakan terus ingin beranjak dari tempat dimana seharusnya berada, mata selalu memandang ke suatu tempat yang jauh, dan pikiran pun ikut terbang dan melayang ingin segera berada di tempat yang penuh dengan kenangan itu atau ingin segera menemui seseorang yang telah mengukirkan tanda "kutuk" yang tidak terlupakan itu.

Semua orang pernah mengalami hal ini, namun beberapa orang dapat mengatasinya. Aku belum tahu, akankah aku bisa bertahan dari rasa rindu atau justru sebaliknya, kembali ketempat itu, entah untuk melakukan apa karena disitulah aku hidup dibesarkan dan jiwaku melekat disana, kampung halaman.

Jika kamu pernah membaca Novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata, maka kamu bisa melihat keadaanku seperti Trapani yang mengalami penyakit yang aneh, yang tidak bisa lepas dari Ibunya. Mungkin itulah yang ku alami sekarang. Namun setiap kali aku mengingat akhir dari novel tersebut, aku selalu merasa tidak bisa membiarkan perasaan rindu ini terus menggelora dalam hidupku. Aku harus berjuang karena untuk itulah aku disini, pergi untuk kembali!

Penyakit rindu harus segera kuatasi. Perjalanan pertamaku meninggalkan rumah untuk suatu tujuan belum memberikanku obat yang dapat menyembuhkan penyakit ini. Namun diperjalanan kedua ini, sedikit demi sedikit aku telah mengerti dan mengetahui ramuan untuk mengatasi penyakit rindu. Meskipun belum sepenuhnya. Dan suatu kenyataan bahwa setiap orang memiliki cara dan obat tersendiri untuk mengatasi penyakit rindu ini.

Beberapa orang cepat beradaptasi dengan lingkunagan yang baru, berbeda denganku yang selalu hati-hati dan waspada. Mungkin itulah salah satunya yang membuatku selalu rindu dan aman berada di tempat yang benar-benar kukenal. Jika beberapa orang mengatasi perasaan rindu dengan join ke komunitas untuk mencari teman baru atau sekedar mengalihkan rindu dengan menyibukkan diri sehingga lupa untuk rindu atau dengan cara apapun yang positif.

Aku sendiri mengatasi penyakit rindu dengan menyibukkan diri dengan menulis dengan diiringi lagu-lagu favoritku atau bekerja di depan komputer atau apapun itu agar bisa mengalihkan pikiran dari kampung halaman dan semua yang ada disana. Jika penyakit rindu semakit kritis dan berat maka lagupun akan di-skip ke lagu rohani. Karena kutahu bahwa Tuhanlah satu-satunya yang akan mendamaikan hati dan menentramkan jiwa. Cukup berserah kepada-Nya dan percayalah maka Ia akan melepaskanmu dari kesesakan.

Perlahan tapi pasti penyakit rindu telah dapat kuatasi namun aku tidak akan menghilangkan perasaanku dari rasa rindu seperti ungkapan salah satu tokoh di Anime Naruto (namanya saya lupa), "Untuk mencapai suatu tujuan perasaan harus ditekan bahkan dihilangkan!". Aku sama sekali tidak setuju dengan ungkapan tersebut kecuali dalam keadaan tertentu.

Bohong ketika seseorang tidak merindukan hal-hal yang benar-benar membuatnya pernah merasa bahagia. Rindu bukanlah suatu masalah namun akan menjadi penyakit rindu ketika emosi tidak terkontrol. Sedikit menahan perasaan (rindu) akan membuatmu benar-benar bahagia saat itu tiba kepadamu. Bersabarlah untuk mendapatkan kebahagiaan yang besar itu.

"Hiduplah dalam kerinduan namun jangan sampai rindu itu menjadi Penyakit Rindu yang justru membuatmu melupakan tujuanmu yang sebenarnya." - WAYS

Dapatkan Artikel Baru Gratis Via Email:

0 Response to "Penyakit Rindu"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel